Bisakah Daftar BPJS Tanpa Seluruh Anggota dalam KK ?
Bisakah Daftar BPJS Tanpa Seluruh Anggota dalam KK ?

Bisakah Daftar BPJS Tanpa Seluruh Anggota dalam KK ? - Pertanyaan ini sering kali muncul dikalangan masyarakat. Mengingat informasi terkait peraturan terbaru mengenai kepesertaan BPJS yang mewajibkan, untuk mendaftarkan seluruh anggota keluarga yang tercantum dalam Kartu Keluarga (KK) menjadi peserta BPJS.

Bisakah Daftar BPJS Tanpa Seluruh Anggota dalam KK ?
Padahal, bagi kebanyakan masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah, mendaftarkan seluruh anggota keluarganya cukup memberatkan dalam hal pembayaran iuran bulanan nya. Sehingga, muncul lagi pertanyaan-pertanyaan seperti :

“Tidak bisakah mendaftar satu orang saja dalam keluarga?”
“Mengapa harus seluruh anggota keluarga didaftarkan? Bukannya terlalu memaksa?”
“Bagaimana jika saya tidak mampu membayar iuran untuk seluruh anggota keluarga?”
Dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan lainnya yang serupa.

Daftar BPJS Tanpa Seluruh Anggota dalam KK ?


Sebenarnya dalam peraturan undang-undang, semua warga negara diwajibkan untuk menjadi anggota BPJS. Sehingga, mendaftarkan seluruh anggota dalam KK menjadi peserta BPJS hukumnya juga wajib. Tidak diperkenankan bagi anda untuk mendaftarkan satu orang saja dalam keluarga. Sehingga, jika terdapat perubahan dalam Kartu Keluarga, maka data pada BPJS juga harus diubah berdasarkan KK.

Baca Juga: Benarkah Semua Pemeriksaan Laboratorium Ditanggung oleh BPJS Kesehatan?

Jika dalam kartu keluarga terdapat lima anggota, maka kelima nya harus didaftarkan sebagai peserta BPJS dengan kategori dan kelas yang sama. Sehingga banyaknya iuran bulanan adalah besarnya iuran dikalikan dengan banyak nya anggota keluarga. Misalkan anda mendaftar sebagai peserta BPJS Mandiri pada kelas II dengan besar iuran Rp. 52.000, maka setiap bulan anda harus menyetorkan iuran sebesar 52.000 x 5 orang = 260.000

Mengapa Harus Seluruh Anggota Keluarga ?
Pemerintah mewajibkan seluruh anggota keluarga untuk menjadi peserta BPJS tentu disertai dengan alasan, antara lain :

  1. Agar kebutuhan dasar hidup yang layak bagi peserta dan anggota keluarga nya dapat terpenuhi (UU SJSN 40/2004 pasal 3)
  2. Melindungi masyarakat. Dengan adanya BPJS, masyarakat yang tergolong tidak mampu akan sangat terbantu dengan adanya sistem ini. Mengapa ? karena BPJS menganut prinsip gotong-royong, maka secara tidak langsung kita turut membantu orang lain untuk terbebas dari penyakitnya.
  3. Untuk menghindari penumpukan pasien di rumah sakit. Karena BPJS mengarahkan peserta untuk berobat ke faskes tingkat I terlebih dahulu, tidak langsung ke rumah sakit. Sehingga, pasien dapat segera ditangani.
  4. Menyediakan layanan kesehatan bagi warga negara dengan biaya ringan


Terbebani dengan Iuran Bulanan

Jangan khawatir, jika anda merasa terbebani atau tidak mampu membayar iuran bulanan seluruh anggota keluarga, anda dapat mendaftar sebagai peserta BPJS PBI, dimana nantinya iuran BPJS anda beserta keluarga akan ditanggung oleh pemerintah. Namun, untuk mendaftar sebagia peserta BPJS PBI, diperlukan rekomendasi dari dinas sosial setempat.

Berikut ini adalah tata cara mendaftar sebagai peserta BPJS PBI :

  1. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) seluruh anggota keluarga
  2. Fotocopy Kartu Keluarga (KK)
  3. Surat pengantar keterangan tidak mampu dari RT atau RW setempat untuk diserahkan ke kecamatan, yang kemudian akan dibuatkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)
  4. Surat pengantar dari Puskesmas 
  5. Tidak memerlukan rekening bank

Setelah melengkapi persyaratan di atas, anda dapat datang langsung ke kantor BPJS untuk dibuatkan kartu peserta BPJS PBI. Disana, anda akan diminta untuk mengisi formulir kemudian pendaftaran akan diproses dan kartu peserta BPJS bisa langsung jadi.

Nah, sekarang sudah paham ya, kenapa pemerintah mewajibkan untuk mendaftarkan seluruh anggota keluarga yang ada dalam KK, dan pastinya saat pembayarannya juga harus serentak, tidak boleh ada yang ketinggalan.


Belum ada Komentar untuk "Bisakah Daftar BPJS Tanpa Seluruh Anggota dalam KK ?"

Posting Komentar

Berkomentarlah sesuai topik blog, dilarang berkomentar diluar topik atau mengandung unsur Sara, ujaran kebencian , po*ngr4fi atau tidak Senonoh

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel