Prosedur Jika Ingin Melahirkan di Luar Kota menggunakan Kartu BPJS
Prosedur Jika Ingin Melahirkan di Luar Kota menggunakan Kartu BPJS

Prosedur Jika Ingin Melahirkan di Luar Kota menggunakan Kartu BPJS - Proses melahirkan dapat ditanggung oleh BPJS berdasarkan faskes peserta. Namun, adakalanya ibu hamil menginginkan proses kelahiran dilakukan di faskes lain.

Misalnya kondisi seperti ini, ‘ada ibu hamil ingin melahirkan di kampung halamannya, sedangkan faskes pada BPJS terletak di kota tempat tinggalnya’. Nah, untuk kasus tersebut, sebenarnya bisa saja dilakukan. Dan untuk prosedur nya adalah sebagai berikut.

Prosedur Melahirkan di Luar Kota dengan Kartu BPJS

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar dapat menggunakan kartu BPJS untuk proses kelahiran di luar kota, yaitu :

Baca Juga: Petunjuk Bagi Peserta yang Ingin Pindah Faskes (FKTP)

1.Menggunakan Surat Pengantar

Untuk dapat menggunakan kartu BPJS demi kepentingan bersalin di luar kota, peserta perlu membawa surat pengantar dari BPJS. Surat tersebut dibuat agar peserta atau pasien tidak ditolak saat mengajukan perawatan menggunakan BPJS di faskes yang tuju. Adapun langkah2 untuk mendapatkan surat pengantar, antara lain :

a. Buat surat keterangan domisili dari RT atau RW setempat
b. Tentukan faskes yang akan dituju untuk proses persalinan
c. Buat surat pengantar dari BPJS dengan membawa surat keterangan domisili dari RT/RW

Selanjutnya, setelah peserta memperoleh surat pengantar dari BJPS, peserta dapat datang ke faskes yang dituju dengan membawa surat tersebut, KTP, dan juga kartu peserta BPJS.

2. Pindah Faskes

Cara selanjutnya adalah pindah faskes. Cara ini dianggap lebih aman, mengingat perawatan terhadap ibu hamil perlu dilakukan secara rutin, baik menjelang kelahiran maupun sesudah kelahiran. Sehingga, dengan pindah faskes sesuai dengan kota yang ditempati, akan mempermudah proses perawatan. Peserta dapat mengajukan perpindahan faskes setelah terdaftar aktif di BPJS selama minimal 3 bulan.

Adapun cara untuk mengurus perpindahan faskes adalah dengan membawa surat keterangan domisili dari RT/RW ke kantor BPJS Kesehatan terdekat di kota tersebut dan mintalah kepada petugas untuk mengubah data faskes berdasarkan domisili anda saat ini.

Sama seperti pada umumnya, proses kelahiran pertama-tama akan ditangani oleh faskes tingkat I, jika faskes tersebut tidak mumpuni barulah dirujuk ke faskes tingkat II, dan begitupun seterusnya.

3. Keadaan Darurat

Untuk keadaan darurat, pasien dapat langsung dibawa ke UGD Rumah Sakit terdekat. Karena semua pasien UGD dianggung oleh BPJS, baik itu dari dalam maupun luar kota.

Saran untuk Ibu yang Hendak Melahirkan

Proses melahirkan memang ditanggung oleh BPJS seperti yang telah dibahas di atas. Akan tetapi setelah proses kelahiran, sang bayi juga memerlukan perawatan sementara sampai pihak faskes mengizinkan pulang. Dalam hal ini, bayi belum terdaftar sebagai anggota BPJS, sehingga ada kemungkinan bahwa perawatan bayi tersebut dikenakan biaya. Oleh sebab itu, penulis menyarankan agar anda segera mendaftarkan bayi anda sejak masih dalam kandungan.

Adapun persyaratan yang diperlukan adalah :

a. Kartu Keluarga (KK)
b. KTP orang tua
c. Kartu BPJS orang tua
d. Hasil USG (usia kandungan 7-8 bulan)
e. Surat keterangan hamil dari bidan

Selanjutnya anda dapat melakukan pendaftaran dengan datang langsung ke Kantor BPJS terdekat. Pembayaran iuran dilakukan paling lambat 30 hari setelah perkiraan tanggal kelahiran bayi.

Perubahan data bayi pada BPJS wajib diubah paling lambat 3 bulan setelah kelahirannya. Pendaftaran BPJS untuk bayi yang masih dalam kandungan ini tidak dapat dilakukan oleh peserta BPJS PBI atau penerima bantuan.

Demikianlah diatas ulasan mengenai Prosedur Melahirkan di Luar Kota dengan Kartu BPJS. Semoga bermanfaat.


Belum ada Komentar untuk "Prosedur Jika Ingin Melahirkan di Luar Kota menggunakan Kartu BPJS "

Posting Komentar

Berkomentarlah sesuai topik blog, dilarang berkomentar diluar topik atau mengandung unsur Sara, ujaran kebencian , po*ngr4fi atau tidak Senonoh

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel