Penasaran Sebenarnya Bank Indonesia Itu Milik Siapa? Berikut Kutipannya
Penasaran Sebenarnya Bank Indonesia Itu Milik Siapa? Berikut Kutipannya

Penasaran Sebenarnya Bank Indonesia Itu Milik Siapa? Berikut Kutipannya. Banyak orang yang masih belum memahami sebenarnya apa arti dari uang kertas pada negaranya. Kemudian uang kertas yang diciptakan oleh bank indonesia diterbitkan pada bank swasta yang biasa disebut sebagai hak monopoli.
Penasaran Sebenarnya Bank Indonesia Itu Milik Siapa? Berikut Kutipannya

Bank atau suatu perusahaan swasta sering juga disebut dengan bank sentral. Sebelumnya bank adanya bank sentral maka semua bank swasta menerbitkan suatu alat tukar ini atau yang disebut sebagai uang dengan menggunakan nota dari suatu bank.

Asal muasalnya diciptakan suatu alat tukar berupa uang dimulai dari negara inggris. Yaitu dengan menciptakan bank england dan mulai disebar hanya pada satu pihak saja. Sehingga dengan seiring berjalannya waktu semua negara sudah memiliki mata uangnya sendiri.

Baca Juga: Mengenal Istilah Apa Saja Dalam Dunia Perbankan


Selain itu pada kebanyakan negara menciptakan suatu uang dengan menggunakan ciri khas lebel dari negara itu sendiri. Jadi masing-masing negara memiliki lebel tertentu dalam menciptakan uang.

Ungkapan Tentang Bank Indonesia Milik Siapa Sebenarnya.


Pada negara lain, Bank sentral adalah milik keluarga lalu bagaimana dengan Indonesia? Apakah Bank Indonesia merupakan milik dari keluarga juga? Hal ini merupakan suatu tanda tanya besar bagi beberapa kalangan dan seringkali di ajukan oleh beberapa orang. Karena seperti yang Kita ketahui bahwa uang Rupiah diterbitkan oleh Bank Indonesia sebagai hal monopoli.

Membahas tentang hak milik dari Bank Indonesia sebenarnya harus bercerita panjang lebar. Karena memang awal mulanya sejarah ini sudah sejak Indonesia masih merupakan negara yang statusnya sedang di jajah oleh negara lain. Hingga sampai menjadi merdeka Indonesia masih belum lepas dari berbagai permasalahan yang ada.

Jadi masalah yang dihadapi Indonesia masih menjadi suatu trauma, karena memang Indonesia memang benar-benar mengalami masa yang sulit pada saat itu.

Maka hingga sampai di tahun 1999 bermula adanya De Javasche Bank sebutan di saat itu untuk Bank Indonesia. Bermula pada tahun 2011 melalui Undang-Undang mata uang Bank Indonesia di sah kan  dan dilegalisir sebagai pemegang hal monopoli untuk menerbitkan uang kertas di Indonesia.

Dengan hal ini juga diiringan dengan sebuah dikriminasi atas pemakaian mata uang asing sebagai alat tukar di indonesia. Dan tentunya adalah uang tersebut merupakan dolar AS.

Uang yang diterbitkan oleh BI dilakukan sebagai pihak yang telah diberi hak monopoli. Jadi tidak pernah ada liputan sebenarnya siapa pemegang dari saham Bank Indonesia. Jadi pemilik dari Bank Indonesia juga sulit untuk terungkap.

Pada intinya Bank Indonesia adalah milik Negara Indonesia. Semua warga negara Indonesia wajib menjaga dan melindungi aset apapun yang ada di Indonesia. Karena kunci dari suatu negara yang baik adalah terciptanya warga negara yang baik dan benar-benar taat pada negaranya.

Bank swasta ternyata menerbitkan Dolar Hong Kong alih-alih dari Bank Indonesia. Jika para wakil rakyat di negara Indonesia mengerti DPR yang tengah merampungkan Undang – Undang Mata Uang pasti semuanya akan damai sentosa. Seharusnya warga negara Indonesia juga memahami sebenarnya hak dan apa yang harus dilakukankan.

Karena sebagai warga negara Indonesia Kita memiliki hak asasi dan hak konstitusi untuk mengambil suatu keputusan sendiri. Tentu seluruh rakyat Indonesia bergantung dengan siapapun aparat yang tertinggi. Kehidupan Kita bergantung dengan mereka, dan Kita hanya menginginkan sesuatu hal yang akan membuat negara Indonesia lebih maju dan menjadi negara yang damai sentosa.

sumber: hidayatullah


Belum ada Komentar untuk "Penasaran Sebenarnya Bank Indonesia Itu Milik Siapa? Berikut Kutipannya"

Posting Komentar

Berkomentarlah sesuai topik blog, dilarang berkomentar diluar topik atau mengandung unsur Sara, ujaran kebencian , po*ngr4fi atau tidak Senonoh

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel